Rabu, 21 Desember 2016
3 Cabriolet Paling Mewah Part 1
Rabu, 28 Januari 2009
8 Kesalahan Para Newbie
HaryoPrabowo.com :: Artikel Terbaru |
|
| 8 Kesalahan Para Newbie (Yang Jangan Anda Lakukan) Posted: 26 Jan 2009 04:19 PM CST Halo semuanya, apa kabar Anda hari ini? Masih “panas” semangatnya untuk berbisnis di internet, kan? Great! Keep up the spirit! Well, hari ini saya baru saja menyelesaikan sebuah list yang berisikan list tentang apa-apa saja yang bisa menghambat kesuksean seorang pemula (newbie) — yang sebaiknya jangan Anda lakukan. List berikut saya dapat dari pengalaman saya pribadi selama beberapa tahun berbisnis online dan juga dari hasil “petualangan” saya membeli berbagai produk internet marketing. Saya harap list berikut ini dapat membantu Anda. Tapi ingat, list ini khusus untuk Anda yang sudah memulai mengambil action untuk berbisnis online dan bagi Anda masih newbie. Dan berhubung posting ini untuk yang masih newbie, jadi bagi Anda yang sudah (merasa) master atau Anda yang masih belum memulai, jangan komplain =) So, here goes the list : 1/ Mencoba “menjadi diri Anda sendiri” Nasehat yang aneh, bukan? Tapi ini memang benar : sebagai newbie (pemula) Anda jangan coba-coba untuk “mencari jalan sendiri” menuju kesuksesan. Oke mungkin di kehidupan sosial Anda bisa berkata “be yourself”. Tapi ini bisnis, teman… Dulu saya juga ada perasaan untuk bisa mencari uang dengan cara saya sendiri, dengan menemukan cara yang unik yang tidak diketahui orang lain. Saya berpikir dengan seperti itu saya akan bisa mencari “celah” uang yang belum dimasuki orang lain. Tapi pada faktanya, hal seperti itu susah diharapkan. Sebagai seorang newbie (pemula) Anda masih kurang ilmu, kurang pengalaman yang sebetulnya sangat diperlukan untuk bisa membuat “celah” yang Anda inginkan tersebut. Akibatnya Anda tidak akan pernah menemukannya sama sekali. Saran saya : jika Anda seorang newbie, lebih baik ikuti cara yang umum saja dalam perjalanan make money online Anda. Belajar dari yang sudah ahlinya, ikuti nasehat para master, para guru. Mereka ada di sana untuk membagi ilmunya kepada Anda, mereka sudah berpengalaman dan tahu cara yang tepat. Nanti kalau Anda sudah (merasa) master, baru coba eksperimen sendiri. Kalau Thomas Alva Edison sudah berhasil menemukan bola lampu, ngapain Anda capek-capek mencoba “menemukan benda yang dapat berpijar menerangi kamar”? Do not re-invent the wheel. 2/ Malas mencoba dan malas mencari tahu Hal kedua yang sangat menghambat kesuksesan para newbie adalah malas mencoba dan malas mencari tahu. Maksudnya, mereka jarang belajar dari pengalaman orang lain, malas mencari tahu. Yang mereka lakukan, sekali lagi, adalah coba-coba sendiri saja, walau yang seharusnya mereka lakukan adalah belajar dulu dari yang sudah berpengalaman. Hasilnya : apa yang mereka pelajari menjadi salah total. Selain itu kebanyakan newbie hanya membaca dan membaca tentang how to make money online. Tapi sayangnya : mereka hanya membaca, tidak mempraktekkannya. Dan hasilnya jelas : gmana mau dapat uang kalau enggak bekerja? Jadi saran saya untuk para newbie adalah : belajar dari guru yang jelas sudah ahli, lalu praktekkan. Jangan mencari tahu sendiri dan jangan lupa mempraktekkannya. (poin ini masih berhubungan dengan poin sebelumnya) 3/ Tidak membeli produk pembelajaran Kesalahan ketiga bagi para newbie yang ingin lebih cepat belajar berbienis online adalah : tidak mau membeli produk pembelajaran yang ada di internet, entah itu ebook atau video training atau membership training. Berpikir saya promosi produk saya? Well, tidak. Saya tidak bermaksud berkata bahwa Anda harus beli produk saya. Tapi maksud saya : tidak mau membeli produk master internet marketing yang mana pun, guru yang lokal ataupun yang “interlokal”. Kenapa harus membeli? Simple, alasannya karena untuk mempersingkat waktu belajar Anda. Itu saja. Seperti Anda tahu semua bahwa berbagai produk internet marketing yang Ada adalah sebuah bentuk rangkuman dari berbagai ilmu bisnis online yang dimiliki para guru tersebut. Jadi dengan memiliki produk mereka, Anda seolah-olah memiliki rangkuman ilmu yang mereka miliki yang pada akhirnya membuat proses belajar Anda menjadi lebih cepat. Itu yang saya maksud dengan mempersingkat waktu belajar Anda. Jadi, jangan ragu untuk “membeli ilmu”. Ok, mungkin Anda bisa temukan sebagian materi yang diberikan secara gratis, tanpa harus membeli produk, seperti dengan blogwalking. Hanya saja, biasanya di dalam sebuah produk (apapun), akan selalu ada nilai lebih yang bisa Anda dapatkan, seperti support dari sang pembuat produk, member forum, alur kerja yg jelas (blue print) dan sebagainya yang tidak akan Anda dapati dari berbagai tempat mencari ilmu gratisan yang lainnya. Pernahkah Anda menemui sebuah blog yang membahas suatu bisnis satu persatu, detil langkah per langkah dan sang pemilik blog melayani 200+ email per hari secara free? Saya rasa tidak. Jadi jangan ragu untuk berinvestasi sedikit, untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak. Beli panduan yang Anda rasa cocok untuk Anda (ingin yang tipe menjelaskan berbagai bisnis secara overview? atau yang membahas satu bisnis secara mendetail?). Jangan hanya berkutat dengan yang gratisan jika Anda bisa mendapat yang jauh lebih banyak dengan harga yang tidak seberapa. Ingat : untuk setiap produk berbayar, selalu ada nilai lebih yang Anda dapatkan dari setiap rupiah yang Anda bayarkan. (Saya sendiri rajin beli berbagai produk baru untuk menambah skill saya. Investasi ilmu == tidak ada ruginya, ingat itu.) 4/ Jangan membeli banyak produk sekaligus Nah, sekarang jika Anda telah membeli produk panduan, langkah selanjutnya adalah pelajari dan ikuti setiap detail yang diberikan oleh pembuat produk. That’s it. Kebanyakan kesalahan para pemula adalah ketika mereka sudah membeli sebuah produk maka mereka akan ingin membeli produk lainnya. Jika Anda termasuk yang seperti itu, saya katakan bahwa Anda salah besar. Yang harus Anda lakukan adalah mempelajari, mengikuti, making money dan bukan membeli dan terus membeli. Simpan uang Anda untuk biaya internet dan biaya promosi. Bukan untuk terus membeli. 5/ Mengharap untung cepat ekstra cepat
Alasannya? Karena Anda masih newbie, =) Kenapa saya bilang alasan Anda karena Anda masih newbie? Karena biasanya newbie akan gagal dalam beberapa langkah pertama karena tidak tahu apa saja yang membuat rugi dan apa saja yang membuat untung. Jadi kalau Anda berharap banyak, Anda akan kecewa. Karenanya, Anda harus berani gagal. Adalah omong kosong kalau Anda mengharap sukses dalam semalam (ekstra cepat) tetapi Anda belum pernah merasakan gagal pada awalnya. Itu bagaikan Anda bisa berjalan (bahkan berlari) tapi belum pernah belajar merangkak. Kalau kata orang bule : bullsh*t. Nah nanti seiring berjalannya waktu Anda akan mendapat banyak pengalaman dan tahu cara apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak plus Anda sudah tahu perkiraan perhitungannya. Kalau sudah sampai tahap itu, silakan saja Anda membuat berbagai asumsi bisnis. Informasi : Saya tidak mengatakan jangan mengharap untung dengan cepat, tapi saya mengatakan mengharap untung dalam semalam (ekstra cepat). Kenapa? Sebab saya kenal (dan sempat berbincang-bincang) dengan super affiliate marketer (dari Bandung) yang bisa menghasilkan milyaran rupiah hanya dalam 1-2 tahun via berbisnis di internet — dan bagi saya milyaran rupiah dalam 1-2 tahun itu termasuk cepat (bahkan sangat cepat) — hanya dengan bekerja 2 (dua) jam per minggu. Jadi kalau ada yang mengatakan bahwa Anda tidak akan ada bisa untung dengan cepat dari berbisnis di internet, maka perkataan itu 100% salah, tidak benar. Mereka yang mengatakan demikian itu mungkin belum tahu caranya (itu yang membedakan kita dengan para super affiliate tersebut) atau takut saingan bertambah atau ingin meraup semua keuntungan untuk diri mereka sendiri (karena tidak ada saingan baru) atau mungkin mereka menganggap hasil seperti itu termasuk lama… (wow!) Ingatlah bahwa : kesempatan itu selalu ada, jangan berputus asa, tapi juga jangan berharap berlebihan. Yang sedang-sedang saja. 6/ Spamming Bagi yang belum tahu apa itu spam (dan saya yakin sudah pada tahu), definisi singkatnya adalah mengirim pesan-pesan yang tidak diminta ke orang-orang yang tidak menginginkannya. Contoh yang bisa Anda lihat, silakan login ke account email Anda. Saya yakin ada banyak pesan komersial di sana yang tidak pernah Anda inginkan. Itulah spam. Dan bentuk lainnya yang biasa muncul adalah di forum-forum diskusi, orang yang baru mendaftar langsung tiba-tiba langsung membuat sebuah thread diskusi baru berisi promosi dari produk tertentu. Menyebalkan bukan? Nah bagi Anda yang baru memulai internet marketing, biasanya akan tergoda dengan model promosi seperti ini. Alasannya : mudah dan murah, hehe =D Well, tapi bagi Anda yang sering melakukan cara ini, saran saya : hentikan. Ini bukanlah cara yang bagus untuk melakukan promo. Orang tidak akan melihat iklan Anda. Yang melihat pun tidak peduli. Yang peduli pun tidak berminat mengikuti link Anda. Jika Anda memang seorang newbie, belum punya web sendiri untuk promosi, belum mempunyai sebuah newsletter sendiri, sebaiknya Anda memasang iklan berbayar saja yang bertipe PPC (GoogleAdwords, Kumpulblogger, KlikSaya, AdsenseCamp, dst…). Dengan memasang iklan di jaringan mereka iklan Anda akan jauh lebih efektif. Orang yang mengklik iklan Anda benar-benar orang yang tertarik dan iklan Anda pun tersebar langsung ke ribuan blog di luar sana — sangat cepat. Memang agak mahal, tetapi seperti saya katakan sebelumnya : untuk setiap produk berbayar, selalu ada nilai lebih yang Anda dapatkan dari setiap rupiah yang Anda bayarkan. Tapi awas, Anda bisa rugi jika Anda……….. 7/ Beriklan PPC secara sembarangan
Yang saya maksud di sini adalah mengeluarkan modal sangat besar untuk beriklan PPC, tanpa mengukur hasilnya apakah optimal atau tidak. Hasilnya adalah kantong bolong, sales kosong. Seharusnya yang dilakukan adalah membuat suatu landing page (presell page) tersendiri, mencoba iklan dengan modal terbatas lalu test hasilnya. Kalau jelek, optimasi. Kalau bagus, langsung lipatgandakan biaya iklannya untuk melipatgandakan sales yang Anda dapatkan. Informasi : Pernah dengar ada yang bilang mencari traffik itu “harus” susah dan “harus” lama? Hmm… mungkin yang bilang belum tahu tentang PPC (atau mungkin lupa). Faktanya adalah dengan PPC mencari traffik menjadi lebih cepat (bisa dibilang instant) dan jauh lebih mudah (gk perlu SEO atau promo manual ke sana-sini). Pengalaman saya pribadi saya dengan PPC : saya bisa membuat setiap US$ 1 yang saya keluarkan menghasilkan komisi affiliasi US$ 4, dalam 3 jam (cepat) cukup dengan membuat sebuah presell page (mudah) dengan memasang iklan di jaringan PPC tertentu (jaringan kecil, bukan Google Adwords yang jelas). Pelajaran yg bisa dipetik : Cara yang cepat dan mudah untuk mencari profit di internet itu ada, bukan khayalan. Tidak “harus” susah dan tidak “harus” lama (what a wrong mindset!). Hanya saja cara itu biasanya mahal, sebab Anda harus membayar orang lain untuk membuat semuanya menjadi mudah dan cepat (semua bisnis perlu modal). Cara itu disebut : beriklan PPC. Memang PPC agak mahal dan beresiko, tapi seperti kata Steve Pavlina :
8/ Keluar Dari Pekerjaan Sekarang Juga Untuk yang terakhir ini sebelumnya tidak terbayangkan oleh saya. Tapi faktanya ada beberapa orang yang menghubungi saya dan bertanya apakah sebaiknya mereka keluar kerja untuk fokus (fulltime) berbisnis online? Well, berhubung ini posting untuk newbie dan biasanya newbie income onlinenya belum stabil, maka saya katakan : TIDAK. Jangan pernah berpikiran seperti itu (dahulu). Perlu Anda tahu income dari bisnis online itu sangat fluktuatif. Catat baik-baik. Saya punya dua kasus, Pertama : seorang senior SMA saya, teman sejak SMP, yang juga sama-sama mencoba peruntungan di dunia online pada mulanya bisa mendapat untung sekitar US$ 40+ per hari. Tapi dalam dua minggu saja, tiba-tiba dia kehilangan lebih dari US$ 2,000+ (waow!) Kedua : seorang anak muda (ehm, saya sendiri, ^^) pada bulan November-Desember 2008 menghasilkan sekitar US$ 4,900+ dari menjual produk-produk orang lain (affiliate marketing). Tapi bulan ini (Januari 2009) saya rugi US$ 1,500+, karena dua situs saya ditendang sama “Mbah Google”. Nah, Anda bisa lihat betapa jauh sekali hasil incomenya kan? Dari yang semula bisa dapat sekian banyak bisa langsung jatuh rugi sekian banyak. Itulah bisnis, kegagalan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Nah, sekarang logikanya : jika hal itu bisa terjadi pada kami yang sudah (agak) berpengalaman, bagaimana dengan Anda yang newbie? Berhubung Anda masih newbie, logikanya Anda akan sering gagal dulu. Nah, kalau misalnya gagal terus berkali-kali, Anda mau dapat income dari mana untuk menghidupi diri Anda (dan keluarga)? Karenanya : jangan berpikiran untuk quit your day job dulu. Lebih baik Anda mematangkan dulu bisnis online Anda, baru keluar kerja kalau memang benar-benar sudah stabil. Saran saya : kalau Anda sudah bisa menghasilkan US$ 1,000+ per bulan dengan stabil, baru Anda bisa quit dari kantor dan konsen berbisnis online. Atau kalau Anda mau nekat, silakan keluar, tapi siapkan dulu cadangan income dari selain pekerjaan Anda saat ini, sebagai persiapan kalau rugi. Misalnya dengan income dari memiliki minimarket seperti Alfamart / Indomaret (sekitar 8-12 jt / bulan, saya samakan dengan US$ 800 - US$ 1,000). Well tidak harus US$ 1,000 sebulan, itu hanya kebijakan pribadi saya saja. Kalau Anda pe-de dengan memiliki cadangan passive income (harus passive, sebab full time berbisnis online akan banyak memakan waktu Anda) sebesar income Anda yang sekarang atau mungkin punya cadangan tabungan sebesar 12x income per bulan Anda yang sekarang, saya rasa hal itu juga bisa dipertimbangkan. Hanya saja saya ingatkan : semua keputusan ada resikonya ada ada konsekuensinya. Bersiaplah untuk apa pun yang terjadi. Dan semoga yang terjadi adalah : Anda untung luar biasa di internet, =) Well, saya rasa cukup segitu aja nasehatnya. Sekarang waktunya Anda kerja kembali, cari ilmu baru dan praktekkan ilmunya + tangkap pengalamannya. Makin cepat dan makin sering Anda action, maka makin cepat Anda menghilangkan status newbie, =D All the best! Salam panas!
|
| You are subscribed to email updates from HaryoPrabowo.Com
To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email Delivery powered by FeedBurner |
| Inbox too full? | |
| If you prefer to unsubscribe via postal mail, write to: HaryoPrabowo.Com, c/o FeedBurner, 20 W Kinzie, 9th Floor, Chicago IL USA 60610 | |
Rabu, 19 November 2008
Duduk Diam Dapat Duit
Posted by Haryo Prabowo
Duduk, diam, dapat duit (4-D). Begitulah kalimat yang sering diidentikkan dengan para pelaku bisnis online, entah apa pun bisnis yang dia jalankan.
Hmm…. enak betul ya kalau hanya duduk dan diam kita bisa dapat duit — dalam jumlah banyak lagi! Tapi apakah kenyataannya seperti itu?
Jawabnya : tidak.
Faktanya, slogan 4-D itu sama sekali tidak bisa berlaku. Semua butuh proses, semua butuh pengorbanan, dan semua butuh kesabaran. Dan hasil yang akan Anda dapat sesuai apa yang Anda keluarkan — that’s the golden rule of life. Jadi mau tidak mau kita harus bekerja keras untuk bisa berhasil dalam bisnis online. Apapun tipe bisnis yang kita geluti.
Faktanya adalah bisnis online tidak jauh beda dengan bisnis di dunia nyata : ada banyak hal yang harus Anda lakukan untuk bisa sukses dalam dunia bisnis online.
Jika Anda seorang ads publisher, Anda harus memperhatikan traffik situs Anda, Anda harus memperhatikan click-through iklan Anda, Anda harus memperhatikan demografi visitor situs bisnis Anda, dan sebagainya.
Tidak selalu mudah untuk berbisnis online, walau juga tidak selalu susah. Yang jelas perlu usaha yang cukup keras untuk bisa maju dan sukses, tidak bisa hanya duduk dan diam lalu menunggu uang mengalir ke rekening Anda.
Jika Anda seorang internet marketer, Anda harus memperhatikan sales copy situs Anda, memperhatikan performa list building situs Anda, memperhatikan performa autoresponder-open-rate dari newsletter Anda, dan sebagainya.
Jika Anda seorang paid reviewer, maka Anda harus begini begitu. Jika Anda pemilik jasa web hosting, maka Anda harus begini begitu. Daaaaaaan seterusnya.
Jadi kalau Anda selalu membayangkan bahwa dengan berbisnis online Anda bisa duduk-diam-dapat-duit, sebaiknya Anda berhenti berkhayal sekarang juga,
Jangan malas untuk bekerja, jangan bosan untuk berusaha. Yakinlah bahwa semua yang Anda lakukan akan mendapatkan hasil yang menyenangkan. Semua usaha yang Anda lakukan akan menghasilkan uang yang lebih banyak lagi pada masa panen tiba.
Ingat hukum kehidupan : semua ada harganya. Dan jika Anda mau membayar mahal, maka Anda bisa mendapatkan barang yang bagus. Harga nggak bohong, begitu kalau kata orang.
Bagaimana dengan saya sendiri, kok enak banget sehari-hari cuman kerja dari rumah tapi bisa dapat income besar? Itu kan kayak enggak kerja?
Ups jangan salah. Sekedar info, saat ini saya bisa meraih income dari bisnis online sekitar 10 juta rupiah per bulannya itu semua adalah hasil dari sebuah perjuangan yang tidak mudah.
Saya meluangkan ratusan jam untuk belajar kesana-kemari. Saya mengeluarkan ratusan dollar untuk membeli berbagai buku panduan yang berkualitas tinggi + layanan pembantu online business yang saya butuhkan. Saya bahkan ngutang pakai kartu kredit orang demi membeli layanan + buku panduan tersebut.
Saya meluangkan 3-4 jam sehari untuk berbisnis online sepulang kuliah (sisa setahun lagi). Saya bangun sebelum orang lain bangun, saya tidur setelah orang lain tidur. Apakah itu bukan sebuah perjuangan? Apakah itu bukan sebuah “kerja”?
Tapi walau begitu saya tidak merasa merugi. Income sekitar 10 juta rupiah / bulan dari berbagai bisnis online saya rasa cukup berharga untuk membayar semua kerja keras saya itu.
Sebuah perjuangan yang lumayan melelahkan, tapi hasilnya sangat membahagiakan — setidaknya saya merasa sangat bahagia bisa dapat segitu, walau mungkin kecil nilainya bagi sebagian Anda.
Bisnis online memang secara umum mudah, tapi bukan berarti bisa kita jalankan asal-asalan. Sama seperti bisnis di dunia nyata, Anda perlu meluangkan waktu dan tenaga untuk mendapatkan hasil yang baik. Hasilnya, sekali lagi, sebanding dengan kerja keras Anda.
Berdasar pengalaman saya & client-client saya di uangpanas.com, kalau Anda hanya mau meluangkan waktu 1-2 jam sehari menjalankannya, Anda bisa mendapat untung Rp 100.000 - 300.000 dalam sehari berbisnis online. Tapi kalau Anda meluangkan waktu lebih banyak lagi, misal 4-5 jam sehari untuk berbisnis online, Anda bisa mendapat Rp 500.000-1.000.000 per harinya.
Jadi, sekali lagi, semakin besar usaha Anda, semakin besar pula yang bisa Anda raih
Jadi bagi Anda yang merasa tertarik di bisnis online, bersiaplah untuk bekerja keras juga. No pain == no gain. Jangan mudah menyerah, jangan mudah merasa putus asa. Teruslah berusaha untuk maju. Jalan tidak selalu mudah, tapi untuk mendatangi tujuan Anda, selalu ada jalan.
Cara Menjadi Ahli Bisnis Online
Posted by Haryo Prabowo
Pernahkah Anda bercita-cita ingin menguasai berbagai bahasa di dunia ini? Mungkin Indonesia + Cina + Inggris + Perancis + Jepang + + + + ? Pernahkah Anda bercita-cita untuk menjadi seorang yang amat sangat pintar dalam berbagai bidang? Menjadi ahli fisika + kimia, atau menjadi ahli ini dan sekaligus ahli itu?
Saya rasa mungkin sebagian di antara Anda pernah. Saya sendiri pernah, pernah mimpi bisa begitu maksudnya, hehe…
Nah tapi sekarang berhubung blog saya ini tentang bisnis online, maka pertanyaan saya adalah :: pernahkah Anda ingin menjadi ahli dalam berbisnis online, entah bisnis apa pun itu? Jika pernah, saya berani katakan kepada Anda bahwa Anda bisa! Kenapa tidak?
Tapi masalahnya adalah, bagaimana cara menjadi ahli dalam berbisnis online?
Hmmm……..
Salah satu jalan yang bisa Anda coba adalah : pengalaman.
Ada banyak sekali orang yang berusaha untuk membangun bisnis di dunia maya, tapi mereka memiliki keahlian terbatas. Hasilnya adalah income dari bisnis online yang mereka lakukan tidak optimal. Mereka selalu bingung mencari cara untuk mendapat hasil lebih optimal dalam berbisnis. Akhirnya mereka mencoba-coba trik ini itu, mereka berpikir keras bagaimana cara membuat pengunjung situs mereka lebih banyak, mereka berusaha keras mencoba-coba optimasi di sini di situ.
Pada akhirnya mereka menjadi seorang ahli di bidangnya. Dan mereka sukses di bidang tersebut. Anda ingin mencoba cara ini untuk menjadi ahli? Silakan.
Tapi ada beberapa syarat berat yang harus bisa Anda penuhi, seperti :
- Anda harus berani memulai bisnis online Anda
- Anda harus aktif belajar, bereksperimen sendiri
- Anda harus siap menanggung resiko pusing
- Anda harus siap meluangkan waktu yang lama dalam belajar
- Dan Anda harus menyiapkan modal belajar yang lebih besar lagi
Jika Anda merasa bisa memenuhi syarat-syarat tersebut, bagus. Anda bisa mencoba sekarang bisa menjadi seorang ahli dari bawah, dari hasil mencoba-coba sendiri. Hanya saja, siapkan syarat-syarat di atas.
Jika Anda memang seorang tipe “petualang”, pengemar “tantangan”, cara ini cocok bagi Anda. Saya yakin waktu yang panjang akan terasa bermakna bagi Anda, kehilangan uang akan memotivasi Anda untuk lebih serius lagi, dan kelelahan bereksperimen akan menjadi pemecut semangat Anda untuk bekerja lebih cerdas. Pokoknya jika Anda tipe orang yang berprinsip “kegagalan adalah sukses yang tertunda”, maka inilah pilihan yang bagus bagi Anda.
Tapi kalau saya, jujur saja tidak bisa seperti itu. Jujur saja, saya tipe orang pecinta hal-hal yang bersifat instant. Saya ingin berhasil dalam suatu bidang dengan cepat. Saya ingin bisa menjadi ahli lebih cepat dari “waktu normal”. Jadi saya rasanya tidak akan tahan untuk melewati kegagalan-kegagalan terus menerus, atau untuk belajar dari sana-sini terus menerus. 2-3 kali gagal sih ok, tapi berikutnya saya rasa tidak akan kuat.
Toh tujuan saya berbisnis online bukan untuk “mencari tantangan”, atau “belajar gagal untuk sukses”. Bagi saya tidak ada istilah “kegagalan adalah sukses yang tertunda”. Bagi saya, gagal ya gagal, tapi next time saya harus sukses. Begitu prinsip saya. Dan begitu juga prinsip bisnis saya.
Nah kalau Anda tipe orang yang seperti saya, Anda tidak bisa menjalani proses seperti yang disebutkan di contoh pertama. Anda harus mencari jalan pintas, jalan (agak) instant untuk sukses. Dan ini yang saya lakukan, saya menempuh jalan pintas untuk sukses.
Bagaimana jalannya? Inti jalannya sebenarnya sama dengan contoh pertama, intinya juga mencari ilmu untuk bisnis online. Tapi saya tidak mau mendapat ilmu dari pengalaman gagal saya sendiri, saya ingin cara yang instant, yaitu : mengcopy ilmu mereka yang sudah ahli! Keren kan?
So, bagaimana cara mengcopy ilmu mereka yang sudah ahli?
Caranya banyak!
Salah satunya, Anda bisa aktif ikut di forum pebisnis online para ahli. Salah satu yang saya sarankan adalah forum digital point. Di sana Anda bisa belajar banyak tentang bisnis online (in English).
Yang kedua, Anda bisa berlangganan newsletter dari berbagai ahli dalam bidangnya masing-masing. Saya sendiri berlangganan newsletter dari para master seperti blogger John Chow, Shoemoney, Yaro Starak, dan lainnya.
Yang ketiga, Anda bisa mengikuti training yang diadakan oleh para ahli bisnis online tersebut. Banyak kok tempatnya, seperti di wealthyaffiliate.com atau di teachingsells.com misalnya.
Dan cara yang keempat, adalah dengan membeli buku yang ditulis pada ahli tersebut. Cara ini paling singkat, tapi hasilnya paling mantap. Saya sudah melakukan ini beberapa kali, dan hasilnya bisa dibilang luar biasa. Jujur saja, cara ini adalah cara favorit saya.
Misalnya, ketika saya ingin belajar CopyWriting, saya membeli buku karangan Joe Vitale (mrfire.com). Saat saya ingin mengetahui cara membangun bisnis online dengan cepat, saya mencari buku dari Ewen Chia (ewenchia.com), saat saya ingin belajar blogging saya membeli buku dari Yaro Starak (entrepreneurs-journey.com), dan terakhir saat saya ingin belajar menjadi affiliate, saya membeli buku yang ditulis seorang ahli affiliate marketing, Rosalind Gardner, senilai US$ 47 di superaffiliatehandbook.com.
Mahal kan US$ 47? Ya mahal. Tapi sebanding dengan apa yang saya dapatkan. Ilmu yang saya dapat jauh lebih banyak daripada membaca-baca blog orang, atau dari membaca-baca newsletter (yang hanya muncul seminggu sekali). Saya merasa tidak rugi membeli ebook tulisan Rosalind setebal 250+ halaman full english itu, karena hasil yang saya dapatkan lebih banyak dari yang saya keluarkan.
Butuh fakta? Faktanya adalah pada tanggal 1-3 Juli kemarin saya baru saja mendapat order senilai Rp 1.000.000+ dari hasil berbisnis affiliasi. Ya betul, dari bisnis affiliasi, dari menjual produk orang lain (bukan produk saya sendiri). Bagaimana caranya? Cukup dengan menerapkan dua teknik yang dituliskan Rosalind di dalam bukunya. Tidak rugi kan saya membeli bukunya?
( belinya pakai credit card ayah saya, ngutang dulu. Maklum mahasiswa belum punya credit card )
So, sekarang Anda merasa Anda tipe yang mana? Tipe yang suka mencoba-coba sendiri, atau tipe pecinta hasil instant? ( tidak terlalu instant sih, tetap harus berjuang juga, tapi minimal tidak sekeras mencoba-coba sendiri)
Kemukakan pikiran Anda dengan memberikan komentar pada artikel ini! Kalau tipe yang suka coba-coba, sebutkan alasannya. Kalau tipe penyuka hasil (agak) instant, kemukakan juga jawaban Anda dan kemukakan juga cara belajar “instant” favorit Anda di form komentar artikel ini. Mari berbagi pandangan, ini bentuk mencari ilmu bisnis juga kan